Today:Tuesday, 28 June 2022
fiber drink menjadi minuman untuk memenuhi kebutuhan serat

Fiber Drink – Kandungan, Rekomendasi, dan Alternatifnya

Pernahkah kamu melihat fiber drink dengan klaim tinggi serat yang dijual di minimarket atau online store? Beberapa orang mengonsumsi fiber drink dengan tujuan untuk menurunkan berat badan. Benarkah demikian? Yuk, simak penjelasannya berikut!.

Fiber drink merupakan salah produk dengan kandungan utama serat. Serat adalah salah satu jenis karbohidrat kompleks yang tidak dapat dicerna oleh manusia. Serat dapat ditemukan pada biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran ternyata memiliki banyak manfaat mulai dari meredakan sembelit, menjaga berat badan, menurunkan gula darah, dll.

Apa saja jenis-jenis fiber product seperti fiber drink?

Fiber Product

1. Fiber Drink

Fiber drink adalah minuman yang mengandung serat. Biasanya minuman ini mengandung psyllium yang juga umum terkandung pada suplemen serat. 

Umumnya, produk ini dijual untuk meredakan konstipasi (sembelit). Selain itu, banyak juga manfaat lainnya seperti menjaga level gula darah dan menurunkan kadar kolesterol.

2. Suplemen Serat

Suplemen serat digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian serat. Biasanya suplemen ini berbentuk bubuk atau kapsul yang bisa langsung ditelan saja.

Dosis dari suplemen yang berbeda-beda setiap produk. Sebaiknya kamu berkonsultasi ke ahli gizi atau dokter terlebih dahulu sebelum rutin mengonsumsinya.

Kandungan Fiber Drink

Fiber drink mengandung salah satu dari tipe serat yaitu psyllium, glukomanan, dan inulin. Selain serat, beberapa produk ini juga mengandung gula tambahan. Jumlah serat pada tiap produk dapat berbeda antara 3-6 gram/kemasan.

1. Psyllium

Psyllium terbuat dari biji tanaman, yang memiliki 70% serat yang larut dalam air (soluble) dan 30% serat yang tidak larut dalam air (insoluble)

Salah satu tipe serat ini dipecah di usus (fermentasi) sebagai makanan untuk bakteri baik yang ada pada tubuhmu. Karena alasan ini juga, kamu bisa mengeluarkan gas (kentut) setelah mengonsumsi suplemen atau fiber drink

Zat yang biasa ada di kandungan suplemen serat dan fiber drink ini biasanya digunakan untuk meredakan sembelit.

2. Inulin

Inulin merupakan salah satu tipe serat (soluble) yang ada pada kandungan fiber drink

Tipe serat ini tidak dicerna atau diserap oleh tubuh dan membantu bakteri baik untuk tumbuh.

Zat ini biasanya ditemukan dalam buah-buahan, sayur-sayuran seperti gandum, bawang, dan pisang.

Biasanya orang-orang mengonsumsi inulin untuk menurunkan berat badan, konstipasi (sembelit), dan diabetes.

Selain salah satu tipe serat, inulin juga merupakan salah satu prebiotik.

3. Glukomanan

Glukomanan adalah serat makanan yang biasanya dibuat dari akar tanaman konjak dan cukup lumrah digunakan di Asia.

Serat ini bekerja di lambung dan usus dengan menyerap air untuk membentuk serat yang besar untuk menangani sembelit.

Selain itu, zat ini juga memperlambat penyerapan gula dan kolesterol dalam usus, sehingga bisa membantu untuk mengontrol gula darah pada penderita diabetes dan menurunkan kadar kolesterol.

Biasanya orang-orang menggunakan glukomanan sebagai treatment sembelit, diabetes, dan kolesterol tinggi.

4. Gula

Gula merupakan salah satu bahan yang ditemukan pada produk fiber drink. 

Perlu diketahui bahwa anjuran konsumsi gula untuk orang dewasa yaitu 50 gram/hari atau setara dengan 4 sendok makan. Jumlah kandungan gula yang terkandung dalam produk fiber dapat bervariasi. Contohnya salah satu produk mengandung gula sebanyak 9 gram/100 ml.

Penting untuk selalu membaca label informasi nilai gizi pada kemasan sebelum membeli dan mengonsumsi makanan dan minuman kemasan karena gula tidak hanya berasal dari minuman manis.

Manfaat Serat

1. Meredakan Sembelit

Tambahan serat pada pola makanmu akan membuat feses menjadi lebih berat dan padat, sehingga proses buang air besar akan lebih mudah.

2. Menjaga Kesehatan Usus

Konsumsi serat akan menurunkan risiko untuk terkena wasir dan kanker kolorektal.

3. Menurunkan Level Kolesterol

Serat yang larut dalam air bisa menurunkan kolesterol dengan mengurangi LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat.

4. Mengontrol Gula Darah

Untuk penderita diabetes, serat (terutama serat yang larut dalam air) bisa memperlambat penyerapan gula dan membantu untuk memperbaiki level gula darah.

Pola makan dengan serat yang tidak larut dalam air juga membantumu untuk mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2.

5. Membantu dalam Proses Penurunan Berat Badan

Makanan atau produk yang tinggi serat membuatmu lebih kenyang dibandingkan, sehingga kamu tidak akan mudah lapar. 

Karena membantu kenyang lebih lama, kamu tidak makan lebih banyak, sehingga bisa bermanfaat untuk penurunan berat badan.

Rekomendasi Konsumsi Serat

Umur dan jenis kelamin memengaruhi rekomendasi konsumsi serat yang sebaiknya dikonsumsi. Berikut ini kebutuhan serat harian berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019.

Tabel 1. Rekomendasi Konsumsi Serat Harian

Umur 

(tahun)

Rekomendasi Konsumsi (gram/hari)
Laki-lakiPerempuan*
16-183729
19-293732
30-493630

*) Dapat berbeda pada kondisi hamil dan menyusui

Sumber serat diutamakan berasal dari bahan makanan utuh. Namun, dapat dipertimbangkan untuk mengonsumsi serat dalam bentuk produk minuman atau suplemen dalam batas wajar dengan rekomendasi dokter atau ahli gizi.

Jika kamu mau menambah konsumsi serat secara rutin, jangan lupa lakukan dengan perlahan agar bakteri di dalam perutmu bisa beradaptasi terlebih dahulu. 

Cara Membaca Label Informasi Nilai Gizi

Setelah mengetahui kebutuhan serat harian, kamu bisa memenuhinya dengan mengetahui cara membaca label informasi nilai gizi yang biasa tertera pada kemasan makanan atau minuman, termasuk sacet atau kemasan fiber drink.

1. Ketahui Netto (Berat/Volume Bersih) Produk dan Takaran Sajinya

Kamu perlu mengetahui berat bersih produk yang akan kamu konsumsi. Setelah itu, baru baca bagian informasi nilai gizi untuk mengetahui takaran saji dan kandungan gizinya.

Menurut artikel dari Kemenkes, biasanya informasi nilai gizi yang tertera pada kemasan hanya mencakup pada satu kali penyajian (1 takaran saji), sehingga bisa saja kamu mendapatkan asupan yang lebih tinggi pada saat mengonsumsi 1 kemasan. Jangan lupa untuk melihat jumlah takaran saji dalam kemasan.

2. Lakukan Sedikit “Matematika”

Jangan khawatir, matematikanya tidak rumit kok. Hanya operasi matematika biasa seperti penjumlahan, pengurangan, peralian, dan pembagian.

Misalnya, kamu mengonsumsi 1 botol berisi 200 ml fiber drink. Pada informasi nilai gizinya, tercantum informasi satu kali penyajian (serving) setara dengan 100 ml dan kandungan seratnya adalah 3 gram.

Berarti, jika kamu mengonsumsi 200 ml, kamu akan mengonsumsi dua kali lipat seratnya, atau 6 gram. Begitu pula dengan zat gizi lainnya seperti karbohidrat, lemak, protein, dan gula. 

Hal ini penting dalam penerapan mindful eating dan agar kamu tidak berlebihan. Tidak hanya untuk asupan serat saja, melainkan juga seluruh asupan zat gizimu agar kamu bisa hidup sehat.

Karena kebutuhan serat berbeda untuk tiap orang, maka jangan sungkan untuk bertanya kepada ahli gizi.

Sumber Serat dalam Bahan Makanan sebagai Alternatif Fiber Drink

Sumber serat diutamakan berasal dari bahan makanan utuh. Namun, dapat dipertimbangkan untuk mengonsumsi serat dalam bentuk fiber drink atau suplemen dalam batas wajar dengan rekomendasi dokter atau ahli gizi.

Apa ada alternatif fiber drink? Jawabannya untuk pertanyaan tersebut adalah iya. Kamu bisa menjadikan makanan ini sebagai alternatif.

1. Barley

Barley atau jelai adalah salah satu alternatif yang kaya akan serat. Selain kaya akan serat, barley juga bisa dimasukkan dalam menu makan untuk penderita diabetes.

100 gram barley yang sudah dimasak mengandung 3,8 gram serat.

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan sumber serat yang bagus. Kamu bisa menambah kacang-kacangan pada makanan seperti salad. Selain itu, makanan ini juga bisa dikonsumsi untuk snacking.

Tabel 2. Kacang-kacangan dan Kandungan Seratnya

Jenis Kacang-kacanganKandungan Serat (per 100 gram bahan)
Kacang kedelai3,2 
Kacang tanah2,9

 

3. Buah-buahan

Buah seperti stroberi, alpukat, pir, apel, dan pisang mengandung banyak serat yang bisa dijadikan alternatif suplemen serat. Berikut kandungan seratnya:

Tabel 3. Buah dan Kandungan Seratnya

BuahKandungan Serat (per 100 gram bahan)
Pir3,1 gram
Stroberi2 gram
Alpukat6,7 gram
Apel2,4 gram
Pisang2,6 gram

 

4. Sayur-sayuran

Sama seperti buah, sayur juga banyak yang mengandung serat, misalnya brokoli, ubi jalar, dan wortel. Berikut kandungan seratnya:

Tabel 4. Sayuran dan Kandungan Seratnya

SayuranKandungan Serat (per 100 gram bahan)
Brokoli2,6 gram
Sawi (Segar)2,5 gram
Wortel2,8 gram

 

Ayo Penuhi Kebutuhan Seratmu!

Nah, ternyata banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi makanan tinggi serat.

Fiber drink dan suplemen serat adalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan serat harian dan menjaga kesehatanmu.

Bagaimana cara memenuhi kebutuhan seratmu agar kesehatanmu terjaga? Berkonsultasilah dengan ahli gizi agar kamu bisa mendapatkan rekomendasi makanan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu [1]https://moz.com/learn/seo/seo-cheat-sheet yang pas. 

References
References
1https://moz.com/learn/seo/seo-cheat-sheet
Share